Alternatif Menyelesaiakan Konflik di Kelas

Setiap guru yang mengajar di kelas berpotensi menghadapi konplik, walaupun telah memiliki salah satu rencana manajemen ruang kelas yang terbaik namun tetap menemukan konflik di beberapa titik.  Untung saja jika seorang guru dapat membantu siswa belajr mengelolah konflik secara efektif sehingga ruang kelas dapat berjalan lebih lancar.

Alternatif  Menyelesaiakan Konflik di Kelas
Dengan memberikan kepada siswa strategi penyelesaian konflik, maka akan menjadi lebih efektif dalam menyelesaikan konflik bagi diri mereka sendiri. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik di ruang kelas.

Menurut situs Good Character, untuk menyelesaikan konflik tanpa berkelahi, ada beberapa langkah yang harus diambil siswa sebelum mereka harus meminta bantuan dalam menyelesaikan konflik.

  1. Hentikan apa yang anda lakukan agar konflik tidak meningkat
  2. Bicaralah tentang apa yang menyebabkan perselisihan dan apa yang masing-masing pihak inginkan darinya.
  3. Pikirkan tentang opsi dan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan satu sama lain secara adil.
  4. Pilih opsi positif yang dapat disepakati masing-masing pihak.
Jika langkah-langkah ini tidak berhasil, maka siswa harus meminta bantuan dalam menyelesaiakan masalah.

Memahami Emosi

Agar siswa dapat menangani konflik ketika muncul, mereka perlu memahami emosi mereka. Mintalah siswa untuk memikirkan bagaimana perasaan mereka ketika mereka berada dalam konflik. Untuk siswa yang lebih muda, Anda dapat memberi mereka bagan perasaan sehingga mereka dapat menunjukkan emosi mereka.

Dengan menggunakan strategi konstruktif seperti meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan bagaimana perasaan mereka sehingga mereka dapat berpikir tentang bagaimana bereaksi, siswa akan lebih mampu.

Kegiatan Kelas

Berikut ada beberapa kegiatan kelas yang dapat membantu menanamkan resolusi konflik ke dalam lingkungan belajar anda.

Poster Resolusi Konflik

Mintalah siswa berpasangan untuk membuat poster resolusi konflik menggunakan aplikasi Canva. Tujuan masing-masing tim adalah untuk menghasilkan  slogan damai, seperti "Atasi Masalah, Bukan Orangnya" atau "Jangan Berjuang, Lakukan Apa yang Benar." Anda dapat menemukan lebih banyak ide slogan tentang Pendidikan.

Pendekatan terhadap Konflik

Siswa belajar tentang berbagai pendekatan konflik seperti menghindari, mengendalikan, berkompromi, menampung, dan berkolaborasi. Kemudian mereka disajikan dengan skenario konflik yang berbeda di mana mereka harus berdiskusi dalam kelompok bagaimana mereka akan mendekati setiap situasi.

Jika kelompok tersebut memilih pendekatan yang tidak tepat, maka ketika kelas membahas mengapa itu bukan pendekatan yang ideal dan pendekatan mana yang akan bekerja lebih baik untuk skenario itu. Berikut sebuah contoh skenario:

Tuti dan Tita adalah teman yang baik dan memiliki hari ulang tahun yang sama. Ketika mereka tahu bahwa berdua merencanakan pesta ulang tahun mereka pada hari yang sama dan telah mengundang tamu yang sama, mereka menjadi kesal.

Mereka dapat memerintahkan teman-teman mereka untuk memilih pesta yang ingin mereka hadiri atau kompromi dan mengadakan satu pesta besar. Pendekatan konflik apa yang akan Anda gunakan dalam skenario ini? Menghindari, mengendalikan, menampung atau berkolaborasi?

Seni Negosiasi

Untuk kegiatan ini, siswa bagaimana bernegosiasi dengan satu sama lain untuk menyelesaikan konflik. Pertama, diskusikan bagaimana negosiasi adalah proses di mana masing-masing pihak menyetujui strategi yang akan menyelesaikan komflik. Berikutnya, mintalah siswa berpikir tentang situasi kehidupan nyatayang mereka hadapi atau hadapi dimasa lalu dan bagaimana mereka akan mendekati negosiasi.



Setelah mereka terbiasa, Anda bisa memasangkannya menjadi pasangan dan memberi mereka skenario untuk mencoba menyelesaikannya. Selama bermain peran, mereka harus menggunakan kiat negosiasi berikut untuk menyelesaikan konflik.
  • Lihatlah situasi bagian demi bagian
  • Atasi masalah yang paling mudah terlebih dahulu diikuti oleh masalah yang lebih sulit.
  • Tanyakan pada diri anda apa yang Anda inginkan terjadi
  • Tanyakan pada diri sendiri apa yang anda ingin terima
  • Pikirkan tentang apa hasil terbaik dan kemungkinan terburuk.
Bicarakan tentang bagaimana siswa perlu menggunakan lebih dari satu pendekatan dalam satu konplik. Misalnya, mereka perlu menghindari seseorang untuk menjadi tenang selama beberapa menit, kemudian mereka dapat mulai berkompromi atau berkolaborasi.

Ketika ada komplik maka siswa harus dapat mencoba dan menyelesaikannya terlebih dahulu sendiri sebelum meminta bantuan. Maka mereka harus mengambil waktu sejenak untuk memikirkan bagaimana perasaan mereka, memilih pendekatan, dan mencoba dan menegosiasikan resolusi. Jika tidak satupun dari strategi ini berhasil, maka mereka harus meminta bantuan.

logoblog
Previous Post
Newer Post
Next Post
Older Post

Post a comment

Copyright © Manajemen Sekolah. All rights reserved.