Merangsang Gairah Belajar Siswa Melalui Inovasi Guru

Guru sekolah dasar harus mengubah cara pengajaran untuk lebih kreatif dalam pemberian materi belajar supaya murid sekolah dasar lebih mudah mengikuti proses belajar mengajar. Modal utama guru saat dikelas adalah harus mendekatkan diri dengan murid sehingga bisa mengubah cara pengajaran dalam menyampaikan materi pelajaran. Antara guru dengan murid perlu kontak hati dulu. Begitu guru sudah ada kontak hati dengan muridnya, maka hubngan pasti dekat sehingga guru tahu persis kemauan murid. [1]

Merangsang Gairah Belajar Siswa Melalui Inovasi Guru

Bahwa penyampaian materi pelajaran untuk murid sekolah dasar harus bervariasi seperti dengan cara belajar sambil bermain. Anak-anak SD masih suka bermain, jadi guru harus menggunakan metode belajar sambil bermain. Penyampaian materi dalam suasana bermain akan lebih mudah diserap oleh murid. [1]

Menjadi guru yang kreatif dengan meniru cara mengajar dari yang lain dibenarkan, sepanjang bermanfaat bagi muridnya. Jadi inovasi itu bisa dipelajari, bahkan bisa memakai cara yang sudah diterapkan oleh guru lain. Asal metode yang dilakukan bagus tidak perlu diperdebatkan. Hanya guru perlu mengasah kreativitasnya untuk menerapkan cara mengajar agar siswa tidak mudah bosan.

Kendatipun kreativitas dan inovasi guru bukan hanya terbatas pada cara belajar mengajar, tetapi masih ada faktor lain di luar itu yang penting diperhatikan oleh guru, yakni harus selalu peduli keadaan murid.

Menyaksikan para pendidik di sejumlah daerah yang berdedikasi dan berjuang memajukan anak-anak bangsa, sungguh telah memberikan makna bagi proses pembelajaran. Guru merupakan tokoh sentral dalam proses pendidikan dan pembetukan karakter anak. Khususnya pada jenjang pendidikan usia dini dan dasar, guru merupakan tokoh panutan utama bagi anak. Dengan peran yang sedemikian strategis.

Untuk menjadi bangsa besar di kemudian hari, Indonesia membutuhkan anak-anak yang sehat, bermoral, berkarakter baik, cerdas, dan kreatif, serta untuk mendapatkannya Indonesia membutuhkan guru berdedikasi, berwawasan kebangsaan, cerdas, kreatif, dan kompoten.

Paling penting lagi mendapatkan guru yang berdedikasi, pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, serta masyarakat perlu bekerja sama untuk membenahi pendidikan dan pengembangan profesional guru secara lebih serius dan konsisten.

----------------------------------
[1] Prof. Anita Lie ( Guru besar Universitas Katolik Widya Mandala ) kompas.id/28/06/2018

logoblog
Previous Post
Newer Post
Next Post
Older Post

Post a comment

Copyright © Manajemen Sekolah. All rights reserved.