Saat ini sedang dilacak dugaan kecurangan individual pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Kejadiannya bukan kebocoran soal, tetapi kecurangan yang dilakukan individual siswa. Kejadian ini telah dideteksi/dilacak oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Meski demikian belum dipastikan bahwa apakah soal-soal yang beredar tersebut merupakan soal UNBK atau tidak, akhirnya juga akan terlacak oleh sistem. Sumber lain mengatakan bahwa foto soal yang beredar merupakan soal UNBK, namun itu soal UNBK 2017. Seorang siswa membenarkan bahwa soal yang mirip dengan soal UNBK yang dikerjakannya pada saat ujian.
Sebanyak 4.296.557 siswa SMP dan MTs mengikuti UN yang deselenggarakan pada 23 April hingga 26 April 2018. Dari jumlah tersebut, peserta yang mengikuti UNBK sebanyak 63% atau 2.694.692 siswa dan UNKP diikuti 1.601.865 siswa atau 37%.
UN untuk tingkat SMP mengujiakan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Pada tahun ini, hanya dua provinsi yang menyelenggarakan UNBK 100% yakni DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Untuk ujian susulan akan dilangsungkan pada 8 dan 9 Mei 2018, serta pengumuman pada tanggal 23 Mei 2018.
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/detail/157173-kemdikbud-lacak-kecurangan-unbk