Kriteria Penerima dan Mekanisme Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Tahun 2019


A. Tujuan

     Penyaluran tunjangan profesi guru bertujuan untuk :

Kriteria Penerima dan Mekanisme Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Tahun 2019



  1. Memberikan penghargaan kepada guru PNSD sebagai tenaga profesional dalam melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi  manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahklak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab;
  2. mengankat martabat guru PNSD, meningkatkan kompetensi guru PNSD, memajukan profesi guru PNSD, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu; dan
  3. membiayai pelaksanaan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang mendukung pelaksanaan tugas sebagai guru PNSD profesional.
B. Kriteria Penerima Tunjangan Profesi
     Kriteria Guru PNSD penerima Tunjangan Profesi sebagai berikut:

  1. berstatus sebagai  guru PNSD yang diangkat oleh Pemerintah Daerah dan mengajar pada sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah yang tercatat pada Dapodik;
  2. aktif mengajar sebagai guru mata pelajaran/Guru kelas atau aktif membimbing sebagai guru bimbingan konseling/guru teknologi informasi dan komunikasi, pada satuan pendidikan yang sesuai dengan peruntukan Sertifikat pendidik yang dimiliki;
  3. memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik;
  4. memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  5. memenuhi beban kerja guru PNSD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  6. memiliki nilai hasil penilaian kinerja paling rendah dengan sebutan "Baik";
  7. mengajar dikelas sesuai rasio Guru dan siswa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  8. tidak beralih status dari Guru, Guru yang diberi tugas sebagai kepala satuan pendidikan, Guru yang mendapat tugas tambahan atau Guru yang diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan; dan
  9. tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan bagi Guru PNSD atau dinas pendidikan bagi pengawas sekolah.
      Ketentuan pada angka 1 sanpai dengan angka 9 berlaku juga bagi;

  1. guru yang mengikuti program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dengan pola Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) paling banyak 100 (seratus) jam (14 hari kalender) dalam bulan yang sama, dan mendapat izin/persetujuan dari dinas pendidikan setempat; 
  2. Guru berstatus CPNSD, maka tunjangan profesinya dibayarkan sebesar 80% dari gaji pokoknya;
  3. Guru PNSD dalam golongan ruang II;
  4. PNSD dalam golongan ruang II, III, atau IV yang diberi tugas mengajar pada satuan pendidikan, maka tunjangan profesinya akan dibayarkan setelah ada perubahan menjadi jabatan fungsional guru berdasarkan Surat Keputusan dari Badan Kepegawaian Negara; dan
  5. Guru PNSD yang berdasarkan kepentingan  nasional dan merupakan Guru Garis Depan (GGD), dapat serta merta menerima Tunjangan Profesi selama 2 (dua) tahun sejak yang bersangkutan bertugas dilokasi penempatan pada bulan tahun berkenaan, dan/atau sesuai dengan ketersediaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Selanjutnya, GGD tersebut tetap menerima Tunjangan Profesi pada tahun ketiga dan seterusnya apabila yang bersangkutan memenuhi kriteria penerima Tunjangan Profesi.
C. Mekanisme Penyaluran Tunjangan Profesi

Untuk lebih lengkap dan jelas  mengenai kriteria penerima dan mekanisme penerimaan tunjangan profesi  guru  dapat di unduh pada link  berikut yang terdiri dari Permendikbud No 33 tahun 2018 dan lampirannya.

Permendikbud Nomor 33 Tahun 2018 tentang Tunjangan Profesi Guru
Lampiran I Permendikbu Nomor 33 tahun 2018
Lampiran II Permendikbud Nomor 33 tahun 2018
Lampiran III Permendikbud Nomor 33 tahun 2018

logoblog
Previous Post
Newer Post
Next Post
Older Post

Post a comment

Copyright © Manajemen Sekolah. All rights reserved.